Chapter 56

[Memasuki Shadow Dungeon]

[Swossh!]

Di dalam dunia hitam dan putih sebuah retakan muncul diudara.
Di antara celah-celah di dimensi yang terpelintir, sebuah piramida besar muncul.

[Ring! Ring! Ring!]

[‘Piramida: Spritual Body Manifestatio Training Center(SBM TC)’ ditempatkan di Shadoe Dungeon]

[‘Pramida: SBM TC’ akan otomatis diperbaiki bahkan jika dihancurkan]

[‘Ammut, Death-Eating Crocodlile’ diangkat menjadi NPC di Shadow Dungeon]

[‘NPC Ammut tidak dapat keluar dari SBM TC]

System Message Bermunculan di hadapat Suho.

Suho memandang sekeliling dan seluruh piramida kecuali ammut berubah menjadi hitam putih.

System Message terus belmunculan.

[Ring! Ring!]

[Anda telah menyelesaikan ‘Quest Darurat: Retakan Dimensi’]

 [Anda Naik Level!]

[Hadiah menyelesaikan misi telah tiba!]

[Apakah anda akan memeriksanya?]

(Y/N)

‘Quest Selesai?’

Mata Suho membelalak melihat pesan selesai tiba-tiba muncul.

‘Isi Questnya telah dihapus karena keretakan dimensi, padahal aku belum melakukan apapun. Apa yang sebenarnya terjadi?’

[Ehh?]

Beru dan Esil melihat sekeliling dengan ekspresi bingung dan mendekati Suho.


[Tuan Muda, tampaknya seluruh piramida telah dipindahkan ke Shadow Dungeon.]


“Aku juga baru merasakannya. Kita baru saja melewati dinding dimensional.” Suho mengangguk.

'Apakah seperti itu rasanya?' 

Piramida inilah yang menyebabkan keretakan dimensi di Bumi. 

Namun, sejak piramida menghilang dari Bumi dipindahkan ke Shadow Dungeon, penyebab keretakan dimensional menghilang secara alami. 

Sementara Suho mengangguk setuju, Ammut melihat sekeliling ke dinding dan langit-langit hitam-putih, sambil mengelus dagunya. 

"Hmm. Menarik. Orang itu, Kandiaru. Benar saja, dia adalah penyihir dari dunia fantasi. Aku tidak pernah berpikir aku akan mampu bertahan di dunia Shadow Monarch ." 

Ammut memang sudah hampir mati akan sangat pantas untuknya tetap berada di dunia kematian. 

Faktanya, apakah piramida itu berada di gurun atau dunia orang mati, dia tetap tidak bisa keluar dari sana.

‘inilah kuburanku’ pikir ammut dengan expresi pahit di wajahnya.

"Yah, ini bagus. Akan lebih mudah untuk datang untuk misi harian di masa depan." Kata suho setelah membaca seluruh pesan dan mengangguk kearah Ammut.

“sekarang piramida itu beradi di sini, tolong jaga saya mulai sekarang, master.” Sambungnya sambil tersenyum pada ammut.

“Master?”

“Lah? Bukannya tadi anda bilang saya murid anda?”

“Khehehe. Bukankah kau berbicara terlalu tidak sopan kepadaku yang kamu sebut mentormu?”

“ Ah, benarkah begitu? Aneh saja rasanya biara sopan pada seekor buaya. Daripada itu, sebagai ucapan selamat datang akan kuberi anda hadiah.”

“Whoaaa, hadiah?” mata amut berbinar.

Suho terseyum penuh arti dan melilik ke pasan di depannya.

[‘Pramida: SBM TC’ akan otomatis diperbaiki bahkan jika dihancurkan]

‘Jika piramida ini akan diperbaiki otomatis. Itu berari aku dapat menghancurkannya sesukaku?’

Suho mengumpulkan seluruh kekuatannya.

[Swooosh!]

 “Tunggu.... apa yang coba kau lakukan?”

Bahkan Beru dan Esil Terdorong kebelakang karena kekuatan Suho.

“Sini Esil”

“Apa?!”

“Suho mengubah Esil menjadi Vulcan’s Horn dan membuatnya menjadi lebih besar dengan Rakan’s Sword.

Lalu, dia memusatkan seluruh energinya langsung ke kearah dinding yang ada dihadapannya.

[menggunakan ‘Skil :SBM’]

[Menggunanan ‘ Skill: Balde Strom’.] 

[Swish!]

Kedua bilah pedang Suho menghantam dinding labirin tanpa henti.

Dia terus merusak dinding labirin , dan terus maju sampe mereka bisa melihat keluar piramida.

“Ah”

Langit yang terbentang terlihat di luar piramida.

Dan akhirnya, Ammut dapat melihat keluar piramida.

Walaupun itu hanya dunia yang hitam dan putih, Ammut melihat dunia luar yang telah lama ia lupakan. Terlalu lama bahkan sangat lama.

Suho, yang membuat ini, tersenyum dan menyambut Ammut sekali lagi.

“Selamat datang di duniaku, Master”

“Heuuk.”

“Huh? Apakah anda menangis, master?”

“Siapa yang menangis, murid tidak tau malu?”

Ammut menarik napas lalu tersenyum.

Senyuman yang benar-enar tidak kelihatan.

[Swook]

Suho tersenyum dan kembali ke keadaan semula.

Setelah memeriksa hadiah dari Quest darurat, ekspresi wajahnya kembali berubah.

Hadiah dari quest berbeda dari biasanya.

[hadiah yang disebuatkan sedang di persiapkan]

Hadiah: ‘Blessing: Great Spellcaster Kandiaru’s Protection’

[Blessing: Great Spellcater Kandiaru’s Protection]

Penyihir hebat Kandiaru memberikanmu hadiah spesial. Selama blessing dari kandiaru menyertai anda, anda akan selalu dapat menikmati kehidupan yang sehat dan kuat. 

“Biarlah menjadi Cahaya bagi masa depan penantang”

-Efek abadi’ Illnes-free longevity: anda menjadi kebal terhadap penyakit, racun berbahaya, efek keracunan dan kemampuan meregenerasi menjadi sangat besar ketika tidur.

[Swook]

Aura silver suci menyelimuti tubuh Suho.

“...illnes- free Longevity?”

‘kebal terhadap segala penyakit dan racun, menaikkan tingkat kemampuan regenerasi saat tidur?’

Itu berarti kehidupan yang panjang dan sehat selamanya.

[Oh?] Beru merasakan perubahan Suho dan pergi ke sisinya. Matanya berkilat tajam. 

[Piramida, makam firaun, berisi aspirasi orang dahulu tentang akhirat. Hidup memang menyakitkan, tapi semoga ada kedamaian setelah kematian. Orang yang menguasai dunia kematian adalah Shadow Monarch.]

Beru, yang telah lama bersama Sung Jinwoo dan menikmati berbagai pertunjukan, juga memiliki pengetahuan tentang sejarah Barat. 

Meskipun demikian, minat utamanya adalah drama sejarah. 

Suho menjadi serius. 

"Oh, jadi ini upahku?"

[Sebenarnya, saya mendengar Yang Mulia Shadow Monarch juga menerima Blessing yang sama dulu]

“...”

Melihat ekspresi Suho yang menjadi dingin, Beru terkikik.

[Kehehe. Sudah lama sejak saya kembali, tetapi akhirnya, Tuan Muda mengikuti jejak Yang Mulia selangkah demi selangkah. Kamu benar-benar luar biasa.]

Beru sangat bersemangat. 

Suho yakin dia tidak pernah mengikuti jalan yang sama yang dilalui oleh ayahnya.

Dia tampaknya telah berjalan lebih jauh dan melalui jalan yang jauh lebih sulit untuk mendapatkan hasil yang sama, tetapi dia memiliki bakat yang diberikan kepadanya oleh keberuntungan, sesaat setelah dia dilahirkan.

Sebagai putra Shadow Monarch, dia menuliskan kualifikasinya ke dalam jiwa dan tubuhnya satu per satu. 

Ketika dia mencapai ujung jalan, gambaran seperti apa yang akan Suho buat?

[...Membayangkannya saja sudah membuat hatiku membengkak. Aku baru saja memperhatikan anda… Hah? Kemana anda akan pergi?] 

"Di mana lagi? Tidur! Aku belum tidur selama 24 jam!" 

Dia baru saja keluar untuk tes pengukuran ulang mana, tapi dia tidak bisa beristirahat sejenak karena masalah muncul secara berurutan.

Tidak peduli seberapa banyak dia naik level dan staminanya terisi kembali, wajar jika dia ingin tidur, seperti manusia normal. 

Selain itu, dia diberkahi dengan kemampuan untuk menerima peningkatan regenerasi yang sangat besar saat tidur, jadi sangat baik baginya untuk tidur!

[Keluar dari Shadow Dungeon]

[Swook!]

Suho meninggalkan semuanya dan berjalan pergi, keluar dari Shadow Dungeon.

Saat Suho berada di dalam Piramida, insiden besar telah terjadi d korea. Baru kemarin internet dihebohkan dengan pertarungan Beast Kong Crow di tengah kota. Sehari setelahnya dihebohkan lagi oleh berita besar lain.

[Breaking News!! Bahaya Lee Minseong!]

[wakil presiden Guild Reaper secara rahasia telah membuat laboraturium stardust]

[Siapa wakil presiden Lee Minseong?]

[Lee seorang yang berlisensi A dari Asosiasi Hunter telah teridentifikasi sebagai penjahat!]







Posting Komentar

0 Komentar